pada postingan kali ini kita akan melanjutkan postingan terdahulu yaitu komponen router juniper dan kali ini saya coba untuk membahas lebih deting tentang interface2 yang ada di router juniper .(tidak bermaksud mengurui gan..any input welcome.. saia cuma anak bangsa yang ingin ngeliat bangsa nya pinter ..itu aja juragan ..)
2. Macam-macam Interface
pada platform juniper dikenal ada 2 jenis interface yaitu :
yaitu interface yang selalu ada pada setiap router juniper
yaitu interface yang dapat di pasang atau di lepas sesuai dengan kebuthan yang diperlukan
kita coba bahas satu persatu … ckidot gan ..
2.1 Permanent Interface
permanent interface mempunyai dua (2) peranan yang cukup vital yaitu fungsi management dan operation, dimana management disebut dengan interface FXP0 dengan interface fisik berupa ethernet dan beberapa utilitas yang digunakan antara lain ssh,telnet dimana tujuannya adalah untuk management router, sedangkan operatinal disebut dengan interface FXP1, interface yang terhubung dengan routing engine dan routing protokol
note: FXP0 —> Management Ethernet interface
FXP1 —> Internal Ethernet interface
2.2 Transient Interface
Transien Interface yaitu interface yang menerima dan mengirimkan user paket dari sumbernya menuju tujuan akhir dari paket tersebut dan interface ini terdapat pada Physical Interface Card (PIC) dan bisa di pasang atau di bongkar sesuai kebutuhan dan ketika interface ini terpasang interface ini dapat digunakan tapi terlebih dahulu harus di konfi di router
2.3.1 Interface Naming Structure
sistem penamaan pada interface router juniper mengikuti sebuah standar yang sudah di bakukan seperti bentuk dibawah ini
|
Media_type-FPC/PIC/Port_unit
|
Media_type —-> 2 karakter unik dari jenis interface yang digunakan
FPC —–> Slot fisik pada casing
PIC —–> Slot pada FPC
PORT ——> Port pada slot PIC
Unit ——> Logical port
ex: ae =aggregated ethernet , at= asynchronous transfer mode (ATM), fe= Fast Ethernet dll
2.3.2 FPC slot Number
berikut adalah urutan untuk router yang memilik 8 dan 4 slot chassis
dan di bawah ini untuk yang memilik 2 slot chassis :
2.3.4 PIC Port Number
pada router juniper penamaan pada slot PIC dimulai dengan nilai 0 dan mempunyai nilai max 3 berikut adalah urutan untuk PIC slot
contoh : andaikan sebuah router mempunyai 2 OC-3 PIC pada slot 0 dan 1 dan FPC pada slot 1 dan setiap PIC mempunyai 2 port maka interface2 nya adalah :
- so-1/0/0.0
- so-1/0/1.0
- s0-1/1/0.0
- so-1/1/1.0
2.4 Interface Properties
setiap interface pada junos memiliki 2 jenis properties yaitu :
1. Physical interface
2. Logical interface
2.4.1 Physical interface
yang termasuk dalam phyisical interface adalah :
- Descriptions
- Diagnosic characteristic
- Encapsulation
- frame and check sequence
- interface MTU
- keep alive
- Payload Scrambling
*MTU =Maximum Transmit unit
2.4.2 Logical interface
yang teramsuk dalam logical interface :
- protocol familiy
- protocol address
- protocol MTU
- virtual cercuit addressing
- disabling and activation interface
setelah teori kayanya kurang afdhol klo ga ada contoh konfigurasi nya .. ckidot gan (cara mengaktifkan phyisical dan logical interface)
Router cabernet terhubung dengan router tetangganya dalam hal ini router riesling dengan menggunakan interface Sonet dan router merlot dengan interface ATM |
untuk mengetahui interface (router cabernet) yang terinstal dalam router ini adalah dengan mengetikan CLI
" uchan@cabernet > show interface “
dan semua konfigurasi interface sudah lengkap berada pada suatu direktory yaitu di [edit interface] hierarchy level
berikut contoh pola konfigurasi
Interface {
interface-name {
phyisical-properties ;
unit unit-number {
logical-properties ;
}
}
}
[edit interface as-0/2/0]
uchan@cabernet# set atm-options VPI 0 maximum –VCS 200
uchan@cabernet# set encapsulation atm-pvc
uchan@cabernet# set description “connection to merlot”
// langkah selanjut nya kita menkonfigurasi logical interface ny
[edit interface at-0/2/0]
uchan@cabernet# set unit 100 point-to-point
uchan@cabernet# set unit 100 family inet address 10.0.1.1/24
uchan@cabernet# set unit 100 vci 0.100
[edit interface so-2/0/0]
uchan@cabernet# set description “connection to riesling”
uchan@cabernet# set sonet-options fcs 32
// karena sonet minimal harus mempunyai 1 encapsulation yaitu PPP dimana protokol ini mempunyai satu logical unit yang akan kita set 0
[edit interface so-2/0/0]
uchan@cabernet# set unit 0 family inet address 10.0.2.1/30
untuk merubah suatu state interface dari enable ke diasable ato sebaliknya
[edit interfaces]
uchan@cabernet# deactivate so-2/0/0
// langkah untuk mengebalikan kekondisi awal yaitu :
[edit interfaces]
uchan@cabernet# activate so-2/0/0
//sedangkan untuk interface management bisa digunakan perintah “disable” ckidot gan..
[edit interfaces ]
uchan@cabernet# set FXP0 disable
// untuk mengembalikan ke kondisi awal
[edit interfaces]
uchan@cabernet# delete FXP0 disable
untuk mengenablekan fitur IPv6 pada logical interface maka kita harus mengkonfigurasi sebagai berikut :
[edit interface at-0/2/0]
uchan@cabernet# set unit family inet6 address fec0:0:0:3002::2/64
[edit interface so-2/0/0]
uchan@cabernet# set unit 0 family inet6 address fe0:0:0:1002::1/64
IS-IS routing protokol menggunakan connectionless Network Protocol (CNLP) paket untuk mengirim update routing ke router tetangga nya , setiap router yang menggunakan IS-IS protokol harus di konfigurasi dengan menggunakan family iso commnad dan Lo 0 interface yang meneriam sebuah protocol address kepada yang berhak di routing
[edit interface at-0/2/0]
uchan@cabernet# set unit 100 family iso
[edit interface so-2/0/0]
uchan@cabernet# set unit 0 family iso
[edit interface Lo 0]
uchan@cabernet# set unit 0 family iso address 49.0001.1921.6800.1001.00
untuk mengaktifkan mode MPLS makan kita harus mengkonfigure sebagai berikut
[edit interface at-0/2/0]
uchan@cabernet# set unit 100 family mpls
[edit interface so-2/0/0]
uchan@cabernet# sett unit 0 family mpls
Dan untuk menampilkan semua kemungkinan informasi tentang interface yang di install di router kitan bisa mengunakan perintah berikut
“uchan@cabernet# show interface extensive”
Recent Comments