Perinsip utama dari platform router network juniper adalah pemisahan antara Control dan Forwarding Plane di dalam router sebagai mana bisa di lihat pada gambar dibawah …

image

1. Routing Engine (RE)

Routing engine pada router juniper mempunyai fungsi sentral dari system dimana fungsi intelligence di operasikan pada bagian ini

- Routing engine 2

type routing engine ini banyak ditemukan pada router M series (M5, M10, M20, M40, M40e, M160) dimana spesifikasi umum nya adalah { processor 333 MHz, 765 MHz RAM ,80 MB internal flash memory, 6,4 GB hard drive }

- Routing engine 3

type routing ini banyak di temukan pada router T series  (T320, T640) dimana untuk spesifikasinya { 600 MHz, 2GHz RAM, 128 flash memory, 30GB hard drive }

2. Package Forwarding Engine (PFE)

Package forwarding engine adalah bagian penting dari sebuah router juniper yang mempunyai fungsi untuk mengontrol kecepatan troughput dan capacity hal inilah yang membedakan router juniper dengan competitor sejenis nya, dengan menerapkan sebuah system yang disebut ASIC (Application specific Integrate Circuit) sebagi otak dari fungsi ini

dimana di dalamnya terdapat sub componen diantaranya sebagai berikut :

  • Forwarding Engine Board (FEB)
  • System Switching Board (SSB)
  • Switching Control Board (SCB)
  • Switching and Forwarding Module (SFM)
  • Memory Mezzanine Board

3. Software Architecture

Software JUNOS berbasiskan sistem operasi Unix FreeBSD yang bersifat open source sehingga mudah di modifikasi untuk beberapa fungsinya sesuai yang di butuhkan oleh software JUNOS  dan dari kombinasi modifikasi diatas menghasilkan suatu kernel yang unik sebagai heart of the JUNOS software,

4. Boot Sequence

Pada router Juniper urutan booting sedikit berbeda hal pertama adalah menjalankan sistem POST (Power on Self Test) sama seperti di PC biasa untuk memverifikasi sistem componen dasar dapat beroperasi normal kemudian router akan mencari copy dari JUNOS software adan meload ke Memory, urutan booting dari router juniper dapat di lihat dari gambar dibawah ..

image

removable media menjadi urutan pertama saat booting pertama dari router kemudian router akan mencari copy dari JUNOS software disana kemudian meload nya ke memory router jika tidak maka akan melanjutkan urutun boot ke media berikut nya

Merlot (ttyp0)
login: user
Password:
— JUNOS 5.3R1.2 built 2002-04-30 01:40:52 UTC

— NOTICE: System is running on alternate media device (/dev/ad1s1a).

user@Merlot>

5. Command Line Interface (CLI)

Software JUNOS mempunyai dua mode utama pada CLI yaitu Operational dan Configuration, pada mode operational dapat menampilkan status  router saat itu, dan dapat digunakan untuk memverifikasi configuarsi dan troubleshooting router sedangkan pada mode  configuration kita dapat membuat ,menghapus atau mengedit suatu configurasi dan parameter router

Operational Mode

Confiuration Mode

user@Merlot> ?
Possible completions:
clear Clear information in the system
configure Manipulate software configuration information

file Perform file operations
help Provide help information
monitor Real-time debugging
mtrace Trace multicast path from a source to a receiver
ping Ping a remote target
quit Exit the management session
request Make system-level requests
restart Restart a software process
set Set CLI properties, date, time, craft display text
show Show information about the system

user@Merlot> configure
Entering configuration mode

[edit]
user@Merlot#

[edit]
user@Merlot# ?

Possible completions:
< [Enter]> Execute this command
activate Remove the inactive tag from a statement
annotate Annotate the statement with a comment
commit Commit current set of changes
copy Copy a statement
deactivate Add the inactive tag to a statement
delete Delete a data element
edit Edit a sub-element

 

6. Editing Command Line

Router menyimpan perintah mode operasi didalam buffer history sebagai mana yang telah kita ketikan terdahulu , hal ini mengijinkan kepada kita untuk mengulang sebuah perintah dengan mengakses versi sebelumnya lalu tentu saja untuk mengeksekusi nya dengan menekan tombol enter, ketika CLI (Command Line Interface) atau terminal emulator menggunakan vt100 sebagai karakter output, dengan bantuan panah kiri kana dan atas bawah fungsi tombol-tombol ini untuk memilih dan mengedit perintah yang terdahulu untuk kita gunakan kembali  untuk menggukan mode ini kita tinggal ketikan perintah dibawah ini pada CLI

user@Merlot> set cli terminal vt100

7. Configuration mode hierarchy directories

sama dalam sistem operasi unix lain nya pada router juniper mempunyai hirarki yang mengatur file-file nya sesuai kelas nya masing , penting untuk mengetahui agar pengunaan dengan akses CLI bisa berjalan dengan baik .. berikut ada lah hirarki nya

 

image8.  Using Commit Command 

Perintah commit adalah command router juniper untuk mengeksekusi konfigurasi yang akan di load ke router dimana ada beberapa options dalam peritah commit ini diataranya ;

Enter Eksekusi konfigurasi
and-quit Keluar setelah perintah commit sukses
at Eksekusi pada waktu tertentu
check Hanya mengecheck konfigurasi baru tapi tidak mengeksekusi nya
Synchronous mensingkronisasi kedua routing Engine
confirmed Automatis rollback jika tidak di confirm
| Pipe melalui command yang lain

contoh command yang di tujukan setelah perintah commit berhasil dan setelah itu user keluar dari mode configuration

[edit]
user@Shiraz# commit and-quit
commit complete
Exiting configuration mode

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
4 Responses
  1. aih says:

    tengkiu broo..
    artikelna bermanfaat nii..
    klo bisa keseluruhan dari juniper..
    nympe konfigurasi mpls

  2. a_ih says:

    Makasi mas..
    sekalian dunk konfigurasi routernya..
    hehehe
    virtualya juga gpp..

  3. doddy says:

    perasaan pernah lihat,,dmn yah?

  4. abiana says:

    iya kl bisa tolong virtual routernya jg utk yg mx sama config nya master.. =)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>